Aku tak meminta kau hadir
Tak mengharap kau datang
Tapi kau bagaikan hujan
Mebshi bumi yang kemarau
Tapi
Knpa kau datang dan pergi semaumu
Membuat berharap tiap kali kau hadir dalam hidupku
Kau buatku bangun dan jatuh
Dan mencoba membasahi tubuhku dengan guyuran hyjanmu
Ketika kau hadir
Kebahagiaan datang padaku
Bagaikan hujan mengntarkan aor pada bunga2
Dan ktka kau menghilang
Aku tak lgi benywa...
Dan bunga tak lagi seindah dulu
Pernah ku coba mencaari hadirmu
Tapi diaini aku seolah yg mengharapkanmu
Andai kau ingat tentangky
Tentang cerita twa...ketika kau bersamaky
Aku merindukanmu
Rinai hujannnnn
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Wednesday, May 25, 2016
Wednesday, April 27, 2016
Ketika tak bisa berlari
Masih dengan sepasang sepatu
Yang mempunyai kemiripan yang sama
dan selalu saling melengkapi
Tapi tak bisa bersatu
Tak bisa kupungkiri
Aku masih ingin bersamamu
Berlari dalam tujuan yang sama
Menghadapi badai dengan erat
Bukan aku lemah
Aku tak ingin kau kelelahan
Ketika aku harus membawamu jauh
Jauh ketempat yg tak kau tau
Maaf bukanku tak lagi ingin denganmu
Bukan tak bisa ku genggam tanganmatau berjalan kearah dalam tujuan yang sama
Tapi kita berbeda
Berbeda dengan keperluan yang beda.....
Yang mempunyai kemiripan yang sama
dan selalu saling melengkapi
Tapi tak bisa bersatu
Tak bisa kupungkiri
Aku masih ingin bersamamu
Berlari dalam tujuan yang sama
Menghadapi badai dengan erat
Bukan aku lemah
Aku tak ingin kau kelelahan
Ketika aku harus membawamu jauh
Jauh ketempat yg tak kau tau
Maaf bukanku tak lagi ingin denganmu
Bukan tak bisa ku genggam tanganmatau berjalan kearah dalam tujuan yang sama
Tapi kita berbeda
Berbeda dengan keperluan yang beda.....
Air mata
Masih dalam gelap
Dalm pangkuan yang hangat
Aku terjebak....
Pada sandaran yang kau adkan
Hilang
Kenangan kau bawa pulang
Jauh langkah yang terhalang
Pada sudut kota yg tak lagi terang
Air mata
Kehadiranmu yang tak bisa ku halang
Ketika kelelahan membebani tubuh
Peluhku yg tak bisa kau unduh
Semua tlah hilang
Bersama air mata
Yang tiba terhapuskan
Subscribe to:
Posts (Atom)